Warga Desa Ngombol Digegerkan Dengan Penemuan Bahan Peledak
Kebumen (www.wara-wirikebumen.com)-Penemuan sebuah benda yang di duga mortir menggegerkan Warga Desa Ngombol, Kecamatan Ngombol, Senin (06/07/2021) sore. Benda yang ditemukan di sebuah timbunan pasir yang digunakan untuk pengurukan lapangan voli di desa setempat.
Dikutip dari (purworejo.sorot.co) Kepala Desa Ngombol Suryanto menceritakan, kronologi penemuan mortir, awalnya karang taruna Desa Ngombol membutuhkan pasir urug untuk pembuatan lapangan voli. Pasir urug diambil dari Kecamatan Grabag dan diangkut ke lapangan Desa Ngombol menggunakan truk dam. Saat truk sampai dilapangan ada kerusakan pada pengungkitnya sehingga pasir diturunkan secara manual oleh warga.
Pada saat penurunan pasir itulah ditemukan mortir. Tetapi mortir sempat dibuat mainan oleh anak-anak karena awalnya tidak tahu kalau itu mortir. Lalu ada warga sini yang kebetulan juga pensiunan koramil melihat dan mengetahui kalau benda itu mortir kami langsung melaporkan ke Polsek Ngombol, katanya, Selasa (06/07/2021).
Lanjutnya, setelah dilaporkan ke Polsek setempat dan diperiksa oleh pihak Polsek, sehingga dinyatakan bahwa benda tersebut adalah mortir, pihak desa dan polsek kemudian menutup dengan kotak kayu dan di sekitarnya ditandai dengan garis polisi oleh polsek.
Kami menjaga lokasi tersebut untuk proses selanjutnya, ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Ngombol Iptu Suwardiyono saat di lokasi menjeleskan, bahwa pihaknya mendapatkan laporan jika terdapat penemuan sebuah mortir di Desa Ngombol. Setelah mendapat laporan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polres Purworejo dan langsung diteruskan kepada Tim Penjinak Bom Gegana Satuan Brimob Polda Jateng.
Mortir ditemukan hari Senin (05/07) sekitar pukul 13.00 WIB, kemudian laporan ke Polsek masuk pukul 15.00 WIB. Mortir tersebut berwarna hitam kecoklatan, berbentuk seperti jantung pisang dan saat ditemukan sudah berkarat. Hari ini Selasa (06/07) tim penjinak bom Gegana satuan Brimob Polda Jateng mendatangi lokasi dan telah diledakkan oleh tim Gegana di persawahan tepatnya di desa Wonoboyo, kecamatan Ngombol yang berjarak sekitar 3 kilometer dari desa Ngombol, peledakan pada pukul 14.06 WIB, ucap Kapolsek.
Terpisah, Iptu Slamet Subagyo Komandan Tim Penjinak Bom Gegana Satuan Brimob Polda Jateng usai proses peledakan, mengungkapkan, mortir tersebut masih aktif, bejenis mortir sedang, memiliki panjang 28 CM, diameter 8 CM dengan kaliber 2 inch. Untuk kode dan tahun pembuatan sudah tidak terlihat karena mortir dalam keadaan sudah berkarat.
Kami tidak bisa memastikan apakah itu peninggalan perang atau sisa-sisa latihan. Tapi jika dilihat dari bentuknya, diduga itu adalah peninggalan perang dunia, pungkasnya.
source:purworejo.sorot.co









