1nnallilah1, Petani Ditemukan Meninggal di Area Persawahan Klirong - Wara-wiri Kebumen Selamat datang di website wara-wiri Kebumen, website yang menyajikan berita dan informasi serta isu-isu lokal seputar Kebumen
Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia 88cc4a7ba1a87bee822d962b6e1510f3
Selamat datang di website wara-wiri Kebumen, website yang menyajikan berita dan informasi serta isu-isu lokal seputar Kebumen

1nnallilah1, Petani Ditemukan Meninggal di Area Persawahan Klirong


Polres Kebumen — Seorang petani bernama Sugeng Hadi Pranoto, 56 tahun, warga Desa Jatimalang, Kecamatan Klirong, ditemukan meninggal dunia di area persawahan Desa Klirong, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen, Kamis, 19 Maret 2026. Korban diduga meninggal karena sakit saat beraktivitas di sawah.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 16.30 WIB, setelah salah satu kerabat diminta mengecek kondisi korban di sawah. Saat tiba di lokasi, korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri di pematang sawah.

“Dari kejadian itu, korban selanjutnya dibawa ke RSUD dr. Soedirman Kebumen,” ujar Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Di sekitar lokasi, petugas mendapati sejumlah peralatan bertani milik korban, seperti sabit, cangkul, dan caping.

Saat pemeriksaan medis di RSUD dr. Soedirman Kebumen, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Pada tubuh korban ditemukan luka bakar pada bagian wajah, dada, dan kaki yang diduga akibat sengatan panas matahari. Selain itu, tidak ditemukan luka akibat benda tajam, tumpul, maupun jeratan.

Dari riwayat medis, korban diketahui pernah menjalani perawatan di rumah sakit yang sama pada akhir Februari 2026 karena penyakit jantung dan masih rutin mengonsumsi obat.
“Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia karena serangan jantung. Untuk memastikan penyebab pasti sebenarnya diperlukan autopsi,” kata Kompol Faris.

Namun, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Oleh Polres Kebumen, peristiwa ini dinyatakan tidak mengandung unsur tindak pidana. 


(Humas Polres Kebumen)

Iklan Tengah Artikel 1

images-2022-06-04-T133151-138

Produk Shopee paling murah 👇

Iklan Bawah Artikel

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia